Review film A Quite Place

Bisakah kita diperintahkan untuk diam, karena bila sampai nekat bicara maka ganjarannya adalah maut. Tentu saja ini bukanlah keadaan yang nyata namun menjadi tema dari film yang mendapat pujian luar biasa dari Rotten Tomatoes. Uniknya, sepanjang durasi film tersebut hampir 90% tak ditemukan dialog di antara pemainnya. Seluruh adegan hampir seluruhnya diselimuti keheningan dan bagi mereka yang belum menonton film ini mungkin penasaran apakah film yang demikian ini tak membosankan dan menarik sebagai sarana hiburan.

Synopsis singkat film A Quite Place

Faktanya kesenyapan yang digambarkan melalui komunikasi dengan bahasa isyarat ini justru menjadi nilai lebih film A Quite Place. Pemeran utama sekaligus sutradara film tersebut, John Krasinski memerankan tokoh bernama Lee Abbott, seorang kepala keluarga yang menjadi pusat plot cerita. Kisah ini berawal dari Abbott dan keluarganya yang menghadapi serangan mahkluk dari dunia lain yang absurd. Keluarga agen togel online tersebut bersembunyi dari monster yang membuat ras manusia terancam kepunahan. Penonton boleh saja mengasumsikan mereka adalah alien yang berekspansi ke bumi.

Monster tersebut adalah makhluk yang buta namun mempunyai pendengaran yang luar biasa tajam. Demi tak menjadi mangsa makhluk-makhluk mengerikan tersebut, keluarga Abbott bersama penduduk bumi yang masih tersisa harus bersembunyi sambil berusaha tetap membisu dalam keheningan. Inilah alasannya mengapa dalam film tersebut keluarga Abbot tampak sudah sangat akrab dengan kehidupan berselimutkan keheningan. Mereka hanya berkomunikasi lisan seperlunya, bahkan tanpa menggunakan alas kaki saat keluar rumah, termasuk berjalan-jalan ke kota agar tak bersuara sedikit pun.

Kondisi yang genting tersebut ternyata tak membuat Evelyn Abbot yang diperankan oleh Emily Blut untuk melahirkan seorang anak lagi.  Tentu saja ini merupakan keputusan yang beresiko terutama saat ia melahirkan. Proses kelahiran yang biasanya diiringi dengan teriakan kesakitan dan napas yang terengah-engah kali ini diperlihatkan juga dalam kebisuan. Keseruan film ini bertambah karena ironisnya, seorang anggota keluarga Abbott, yaitu Regan Abbott yang dibawakan dengan apik oleh aktris Millicent Simmonds justru terlahir tuna rungu.

Regan Abbott yang merupakan salah satu anak pasangan Abbot berkomunikasi dengan mimic dan gimik yang terlihat mengesankan. Karakter yang kuat juga diperlihatkan oleh tokoh Marcus Abbott (Noah Jupe), yaitu anak laki-laki pertama keluarga itu. Sebagai anak pertama ia tak boleh menjadi pria yang ragu dan penakut, apalagi keadaan di dunia yang mencekam itu semakin menuntutnya menjadi dewasa. Sikap tersebut tampak dari usahanya yang mengagumkan untuk melindungi ibu dan adiknya  yang masih baru lahir. Sebagaimana bayi normal lainnya, adik Marcus pun menangis saat dilahirkan dan ini bisa menjadi malapetaka bagi keluarga mereka.

Review singkat film A Quite Place

Walaupun merupakan film horror dengan plot cerita yang sederhana, tetapi film ini sangat layak ditonton terutama karena kualitas acting para pemainnya. Film yang tak banyak menampilkan komunikasi lisan dalam bentuk dialog antar pemain ini justru membuat penonton diajak menyelami pengalaman baru dalam memahami suatu kondisi dengan cara yang berbeda. Film yang hampir “bisu” ini bahkan jauh dari kesan monoton, membosankan, atau bahkan tak layak ditonton.

 

Selain itu film A Quite Place juga menyimpan pesan moral yang kuat tentang keluarga, orang tua, dan orang-orang yang kita sayangi. Juga tentang bagaimana keluarga itu berjuang untuk mempertahankan hidup dengan saling bergantung satu sama lain. Bukan hal yang mengherankan bila kemudian Rotten Tomatoes memberi nilai sempurna pada film yang epic ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *